Langsung ke konten utama

Gen Z Menganggur 3 Tahun Meski Sudah Kirim 300 Lamaran! Ada Apa dengan Dunia Kerja Sekarang?

Dua Kali Gagal Menang! Persib Dipermalukan Penalti di Menit Akhir!



⚽ Skor Akhir: 1–1

Persib mampu unggul lebih dulu melalui gol William Marcilio menit ke-66, namun kemudian kebobolan penalti di penghujung laga menit ke-90+2 oleh Egy Maulana Vikri dari Dewa United. Skor berubah menjadi imbang 1–1  .



๐Ÿ”ด Kartu Merah & Penalti

Dewa United harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-18 setelah Cassio Scheid menerima kartu merah langsung akibat menyikut Zulkifli Lukmansyah  .

Pada menit ke-90+2, Dedi Kusnandar melakukan handball yang akhirnya berbuah penalti. Egy Maulana Vikri sukses mengeksekusinya  .



⏱️ Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Kedua tim tampil agresif, Dewa United cukup mengancam meskipun kalah jumlah. Namun hingga turun minum skor masih 0–0  .


Babak Kedua

Persib tampil lebih dominan, dan akhirnya membuka keunggulan lewat tembakan mendatar William Marcilio (menit ke-66)  .

Dewa United bangkit dan mendapat penalti menit akhir yang diselesaikan Egy Maulana Vikri untuk menyamakan kedudukan  .


๐ŸŽ™️ Reaksi & Implikasi

Persib gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain, sehingga hanya mendapat satu poin penting.

Hasil imbang ini menempatkan Persib dan Dewa United sama-sama mengoleksi 1 poin di Grup B, sementara Port FC memimpin klasemen dengan 3 poin karena baru menyelesaikan satu pertandingan  .

Manajemen dan suporter tentu berharap Persib segera kembali ke jalur kemenangan di laga berikutnya.


๐Ÿ“Œ Susunan Pemain (Starting XI)

Persib (4‑2‑3‑1): Adam Przybek; Zalnando, Matricardi, Dewangga, Febri; Guaycochea, Klok; Lukmansyah, William Marcilio, Ferdiansyah; Uilliam Barros .


๐Ÿ”ฎ Apa yang Perlu Diperbaiki?

1. Selesaikan pelanggaran di kotak penalti — kesalahan Dedi Kusnandar jadi momen krusial.


2. Efektivitas serangan — memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak gol kedua.


3. Mentalitas akhir pertandingan — agar tak kebobolan di menit krusial.




๐Ÿ“… Jadwal Berikutnya

Persib akan melanjutkan perjuangannya di Grup B Piala Presiden dan wajib meraih kemenangan di laga berikutnya untuk menjaga peluang lolos.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Korban Bullying dan Guru Jahat! Siswa Ini Dipermalukan Sebelum Meninggal Dunia”

> Orangtua Hanya Bisa Menangis… “Anak Saya Tidak Pernah Mengadu, Tapi Terlalu Sakit untuk Bertahan”        Garut kembali berduka. Seorang siswa SMA berprestasi yang dikenal pendiam dan baik hati, ditemukan tak bernyawa di rumahnya tepat pada hari pertama ia harus memulai sekolah baru. Di balik senyum yang ia sembunyikan, ternyata tersimpan luka akibat perundungan brutal di lingkungan sekolah lamanya. Fakta demi fakta terkuak, dan masyarakat pun terperangah: Benarkah teman-teman sekelas dan gurunya ikut berperan dalam tragedi ini? ๐Ÿ”ด Kronologi Mengerikan di Balik Wajah Lugu P   Korban berinisial P (16 tahun), siswa kelas X di salah satu SMA di Garut.      Ia dituduh teman-temannya sebagai pelapor kasus vape, padahal tak pernah melaporkannya.       Tuduhan palsu itu memicu penghinaan, pengucilan, hingga pengeroyokan di dalam kelas. Bahkan beberapa siswa menganiayanya secara fisik.      Saat ia mencoba menyelamatkan ...

Tak Perlu ke Kantor Desa, Urus Surat Pindah Penduduk Kini Bisa dari Rumah!

   Di zaman serba digital seperti sekarang, mengurus administrasi kependudukan tak lagi harus ribet. Salah satu kemudahan yang kini bisa dinikmati masyarakat adalah pengurusan surat pindah penduduk tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Cukup dari rumah, prosesnya cepat, mudah, dan praktis!      Dulu, warga yang ingin pindah domisili harus meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor desa atau kelurahan, mengantre, dan menunggu proses yang cukup panjang. Namun kini, berkat inovasi layanan digital dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), semua bisa dilakukan secara online.      Beberapa daerah di Indonesia telah menyediakan layanan pengurusan surat pindah secara daring melalui website resmi Disdukcapil kabupaten/kota masing-masing atau lewat aplikasi seperti DUKCAPIL ONLINE atau SIPINDUK (Sistem Informasi Pelayanan Penduduk). Berikut langkah-langkah umum yang bisa diikuti: 1. Masuk ke website/aplikasi resmi Disdukcapil tempat...

Fenomena Api Biru di Gunung Papandayan, 12 Juli: Keindahan Alam yang Langka dan Misterius

          Pada tanggal 12 Juli 2025, Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali mencuri perhatian publik. Bukan karena aktivitas vulkanik yang mengancam, tetapi karena kemunculan fenomena langka berupa “api biru” yang terlihat di sekitar kawah aktif gunung tersebut. Fenomena ini langsung menghebohkan masyarakat sekitar, pendaki, serta para pemerhati alam dan geologi.         Api biru atau blue flame adalah fenomena alam yang jarang terjadi dan biasanya hanya bisa ditemukan di beberapa tempat di dunia, salah satunya di Kawah Ijen, Banyuwangi. Kemunculannya di Gunung Papandayan mengejutkan banyak pihak karena selama ini gunung tersebut tidak dikenal sebagai lokasi munculnya api biru.         Menurut kesaksian beberapa pendaki yang berada di lokasi pada malam hari, cahaya biru tersebut mulai terlihat sejak pukul 02.00 dini hari, muncul dari celah-celah batu di sekitar Kawah Mas dan Kawah Baru. Api biru itu tamp...